Sistem Kredit Semester

Seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini sekolah di Malang gencar-gencar nya mengubah sekolahnya menjadi RSBI. Tapi di balik menjamurnya RSBI di Malang, ada juga sekolah yang menggunakan system yang beda dari sekolah lain-lainnya. Nama system ini SKS, mungkin kita sebagai mahasiswa tentu udah gak asing dengan system ini, tapi bagi anak SMA hal ini masih dianggap tabu dan layak diperbincangkan.

Oke disini aku mau mengulas sedikit banyak tentang SKS pada SMA sederajat. Infonya aku dapet dari sekolah adekku di SMA Negeri 2 Malang. Tadi (31 Juli 2010) kebetulan ada penyuluhan system SKS di sekolah adek, dan kebetulan ortu lagi gak bisa dateng. Jadi sebagai kakak yang (ehem) baik, datenglah aku nggantiin bapak-ibu yang berhalangan. Sebenernya males, soalnya pasti yang dateng bapak-bapak sama ibu-ibu, dan pasti bikin ngantuk (curhat dikit gapapa ye.. anggep aja prolog nya,hehe).

System SKS yang diterapin di lingkungan SMA se-derajat ini hanya ada di 3 sekolah di Indonesia (wuihh keren kan) yaitu SMA 78 Jakarta, SMA 1 Surabaya dan SMA 2 Malang. Dengan adanya system ini anak SMA bisa menempuh pendidikannya selama 2-4 tahun.  Enak kan? Apalagi kalo bisa 2 tahun, berasa akselerasi. System ini juga dapat mengembangkan potensi dan minat siswa secara optimal.

Contohnya gini dalam satu kelas biasanya siswa terbagi jadi 3 kelompok. Kelompok yang pertama adalah siswa-siswa yang cepat menangkap materi yang di berikan oleh guru. Kelompok ke dua adalah siswa-siswa yang harus dijelaskan dua hingga tiga kali baru bisa menangkap apa yang di maksud oleh si guru. Dan kelompok yang terkhir adalah siswa-siswa yang sulit menangkap materi yang diberikan oleh guru. Kalo guru mengikuti siswa pada kelompok pertama tentu saja kasian siswa di kelompok ke2 dan ke3, dan sebaliknya.

Solusi yang ditawarkan dalam menghadapi masalah di atas yaitu digunakannya system SKS dalam pembelajaran. Menurutku system ini menguntungkan semua pihak, baik siswa dari ketiga golongan maupun guru. Siswa dari ketiga golongan akan diuntungkan dan antara satu dengan yang lain tidak menghambat dalam proses pembelajaran. Sedangkan guru akan dibantu dalam hal sertifikasi yang mengharuskan mengajar 24 jam karena system ini biasanya diikuti team teaching, jadi waktu mengajar guru akan jadi lebih banyak.

Soal pelaksanaan SKS nya sendiri gak beda jauh ama Perguruan Tinggi. Oh ya keuntungan lainnya yang bisa di dapet, anak dari program IPA bisa mengikuti mata pelajaran IPS dan sebaliknya. Untuk lebih memfokuskan pada Ujian Nasional, pada semester akhir nantinya mata pelajaran yang diikuti hanya mata pelajaran yang di UAN kan.

Sayangnya system ini masih jarang di gunakan, padahal prospeknya bagus. Sekolah-sekolah sekarang ini masih berbondong-bondong menuju RSBI yang notabene duit SPP nya juga RSBI. Yah semoga aja nanti kedepannya calon pemimpin bangsa yang ditelorkan dari RSBI maupun SKS ini mampu mengubah nasib bangsa kita sekarang ini. Semoga yaaa JJ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s