KUTUK

Ini ada sedikit info tentang kesehatan. Sumbernya dari sodara yang kerja di pembuatan SARI IKAN KUTUK ALKUTEN (FISH ALBUMIN). Pasti masih bingung kana pa itu ikan kutuk? Apa itu albumin? Dan apa manfaatnya? Yuuuk,, baca artikel di bawah ini.

Ikan kutuk dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan nama ikan gabus. Memiliki kadar protein yang tinggi (asam amino) dibanding ikan-ikan lainnya (bandeng, mas, kembung, sarden, pindang, asin, teri) sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka luar maupun dalam.

Albumin merupakan jenis protein terbanyak dalam plasma. Manfaatnya untuk pembentukan jaringan sel baru. Dalam ilmu kedokteran juga digunakan untuk mempercepat pemulihan jaringan tubuh yang rusak. Fungsi lain dari albumin antara lain:

  1. Mengikat obat2an serta logam berat yang tidak larut dalam darah
  2. Mengatur tekanan osmotic dalam darah
  3. Menjaga keberadaan air dalam plasma darah shingga dapat mempertahankan volume darah
  4. Sebagai sarana pengangkut/transportasi
  5. Pembentuk jaringan tubuh yang baru dibutuhkan saat masa pertumbuhan (bayi, anak-anak, remaja, ibu hamil)
  6. Mempercepat penyembuhan jaringan tubuh misalnya sesudah operasi, luka bakar dan saat sakit

Gel Sari Ikan Kutuk adalah ekstrak ikan kutuk pilihan dan asli, mengandung Channa Albumin serta Asam Amino Essensial yang lengkap yang penting buat tubuh. Gel Sari Ikan Kutuk ini dibuat melalui penelitian para ahli dengan cara pembuatan yang hygienis tanpa bahan kimia dan pengawet.

Beberapa manfaat alkuten bagi tubuh:

  • MENAMBAH ALBUMIN DALAM TUBUH

Alkuten dapat menambah albumin dalam tubuh tanpa kawatir kelebihan albumin karena terbuat dari bahan alami sehingga apabila berlebih akan diekskresi dengan sendirinya tanpa efek samping. Aman untuk penderita kolesterol karena mengandung asam lemak tak jenuh, aman juga untuk penderita ginjal.

  • JANTUNG

Mengandung Allysin untuk menurunkan kadar lemak dalam darah dan trigliserida sehingga mengurangi resiko terhadap stroke, serangan jantung, penyempitan pembuluh darah serta untuk menurunkan kadar homosistein dalam darah yang menjadi penyebab penyakit jantung. Mengandung prolin yang beerfungsi menguatkan otot jantung

  • KANKER

Mengandung zat aktif allyl sulfide yang dapat menghambat pertumbuhan hormone pemicu tumbuhnya sel kanker pada tubuh

  • LIVER

    Mengandun asam amino essensial lengkap dan vitamin untuk memperbaiki jaringan pada hati serta mengontrol pengumpulan lemak dan regenerasi sel hati serta kantung empedu

    • ASMA

    Memperbaiki saluran pernafasan

    • LUKA BAKAR

    Mengandung Cystine dan asam amino sehingga sangat baik untuk pemulihan luka bakar

    • OTAK
    • DIABETES MELITUS
    • PADA SAAT MASA KEMOTERAPI DAN RADIOTERAPI
    • PERSENDIAN/TULANG
    • STROKE
    • PENCERNAAN

    syarat menjadi imam

    Malem ke 27 kemaren ceramah di masjid al falah membahas tentang syarat pemilihan imam dalam sholat. Dan menurut bapak penceramah, ada 11syarat pemilihan yang baik (urut berdasar prioritas):

    1. Orang yang paling fakhih dalam hokum sholat

    2. AL-AQRA, yaitu orang yang paling bagus bacaan al-Qurannya (mahraj)

    3. Orang yang paling menjaga harga diri, tidak menyentuh makruh bahkan haram, halal pun sedikit

    4. Orang yang lebih dulu hijrahnya dan anaknya

    5. Orang yang lebih tua masuk islamnya

    6. Orang yang nasab(asal-usul)nya paling bagus

    7. Orang yang punya sejarah paling baik

    8. Orang yang paling bai sebutannya

    9. Orang yang paling bersih badannya, motif baju utamakan yang putih

    10. Orang yang paling bagus suaranya

    11. Orang yang bagus rupanya

    semester3 di AZ

    Hey, I’m come back. Aku sama temen sekelas dilanda kesedihan yang mendalam nih. Kelas AZ yang makhluknya cuma 22 biji semester 3 ntar bakal berkurang lagi. Kenapa tiap awal semester ganjil harus ada yang lepas??? Huhuhu…

    Dulu pas semester 1, sebenernya penghuni kelasku ada 25 orang. Baru minggu pertama masuk kuliah, 2 orang temenku udah menggundurkan diri, alasannya keterima STAN. Siapa sih yang lebih memilih kelasku itu daripada STAN?? Pasti gak ada. Walopun belum terlalu kenal sama 2 orang itu, tapi rasanya tetep sedih aja kalo kelas ini tambah berkurang orangnya. Gak lama setelah itu, ada salah satu temen yang mengundurkan diri dari UM, karena alas an keluarga katanya. Hiksss makin dikit aja penghuninya.

    Setahun, aku dan 21 orang lainnya berjuang di kelas ini. Berjuang untuk ngerti yang namanya mata kuliah kalkulus yang susahnya minta ampun. Berjuang kalo pas kuliah matdas 2 (hehehe, kudu siap mental banget matkul ini). Gila-gila an tiap selasa sore karena efek jenuh tiap hari slasa. Ngerayain ulang tahun teman kita. Belajar bersama, makan bersama. Tawa dan canda dari kalian yang begitu melekat di hati ini, hingga rasanya kita kayak udah kenal lama banget, padahal baru setahun kita saling kenal.

    Hmm, tapi sekarang, awal semester 3 ini, kembali, kelasku bakal kehilangan 2 orang.

    Bintang, ketua kelas AZ akan memilih unair sebagai pelabuhan tempat dia mencari ilmu. Kata temen2, dia sebenernya lebih tertarik ke kesehatan. Aaahhh meskipun aku gak terlalu deket sama dia, tapi gimana2 bakal sedih juga. Bintang kan orangnya wise. Udah gitu punya mainan yang unik2 (jadi inget waktu gambar wajah sama-sama)

    Yang kedua, dana. Aku yaa bisa dibilang lumyan deket sama dana. Lebih deket ke dia lah daripada ke bintang. Meskipun ni anak rada nyebelin (hehehe pisss dan), tapi kalo kelas ga ada dia bakalan sepiii. Dia itu salah satu sumber humor di kelas. Tebenganku kalo aku lagi males pulang jalan. Cowok cerdas yang nalarnya bagus banget (kalo dana baca ini, kepalanya pasti gede banget). Meskipun kalo ngenyek kadang suka gak kira-kira.  Pasti ntar bakal kangen “formasi waktu ujian”, kangen liat dia berantem sama nely (sumpah, yang ini pasti ngangenin banget, soalnya tiap hari pasti ribut), kangen ditraktir (makasi lo dan, aku ditraktir berkali-kali, hihi). Mungkin setelah ini kau akan bahagia nak (karena gak ketemu kalkulus lagi, huahaha), tapi ingatlah dosa-dosamu pada bu etty.

    Buat bintang sama dana, jangan pernah lupa ya kalo kalian pernah jadi bagian dari keluarga AZ. Semoga kalian bahagia sama pilihan yang kalian ambil. Jangan lupa main-main ke malang ya kalo ada waktu senggang. Keep contact ya.

    Buat ke-19 temen-temen ku lainnya yang masih bertahan di kelas, tetep semangat rek buat cita-cita kita yang mulia ini. Semangaaaaaaaatttt. Masih ada aku kok di kelas, jadi don’t worry be happy. Huehehehe

    Sistem Kredit Semester

    Seperti yang kita tahu, akhir-akhir ini sekolah di Malang gencar-gencar nya mengubah sekolahnya menjadi RSBI. Tapi di balik menjamurnya RSBI di Malang, ada juga sekolah yang menggunakan system yang beda dari sekolah lain-lainnya. Nama system ini SKS, mungkin kita sebagai mahasiswa tentu udah gak asing dengan system ini, tapi bagi anak SMA hal ini masih dianggap tabu dan layak diperbincangkan.

    Oke disini aku mau mengulas sedikit banyak tentang SKS pada SMA sederajat. Infonya aku dapet dari sekolah adekku di SMA Negeri 2 Malang. Tadi (31 Juli 2010) kebetulan ada penyuluhan system SKS di sekolah adek, dan kebetulan ortu lagi gak bisa dateng. Jadi sebagai kakak yang (ehem) baik, datenglah aku nggantiin bapak-ibu yang berhalangan. Sebenernya males, soalnya pasti yang dateng bapak-bapak sama ibu-ibu, dan pasti bikin ngantuk (curhat dikit gapapa ye.. anggep aja prolog nya,hehe).

    System SKS yang diterapin di lingkungan SMA se-derajat ini hanya ada di 3 sekolah di Indonesia (wuihh keren kan) yaitu SMA 78 Jakarta, SMA 1 Surabaya dan SMA 2 Malang. Dengan adanya system ini anak SMA bisa menempuh pendidikannya selama 2-4 tahun.  Enak kan? Apalagi kalo bisa 2 tahun, berasa akselerasi. System ini juga dapat mengembangkan potensi dan minat siswa secara optimal.

    Contohnya gini dalam satu kelas biasanya siswa terbagi jadi 3 kelompok. Kelompok yang pertama adalah siswa-siswa yang cepat menangkap materi yang di berikan oleh guru. Kelompok ke dua adalah siswa-siswa yang harus dijelaskan dua hingga tiga kali baru bisa menangkap apa yang di maksud oleh si guru. Dan kelompok yang terkhir adalah siswa-siswa yang sulit menangkap materi yang diberikan oleh guru. Kalo guru mengikuti siswa pada kelompok pertama tentu saja kasian siswa di kelompok ke2 dan ke3, dan sebaliknya.

    Solusi yang ditawarkan dalam menghadapi masalah di atas yaitu digunakannya system SKS dalam pembelajaran. Menurutku system ini menguntungkan semua pihak, baik siswa dari ketiga golongan maupun guru. Siswa dari ketiga golongan akan diuntungkan dan antara satu dengan yang lain tidak menghambat dalam proses pembelajaran. Sedangkan guru akan dibantu dalam hal sertifikasi yang mengharuskan mengajar 24 jam karena system ini biasanya diikuti team teaching, jadi waktu mengajar guru akan jadi lebih banyak.

    Soal pelaksanaan SKS nya sendiri gak beda jauh ama Perguruan Tinggi. Oh ya keuntungan lainnya yang bisa di dapet, anak dari program IPA bisa mengikuti mata pelajaran IPS dan sebaliknya. Untuk lebih memfokuskan pada Ujian Nasional, pada semester akhir nantinya mata pelajaran yang diikuti hanya mata pelajaran yang di UAN kan.

    Sayangnya system ini masih jarang di gunakan, padahal prospeknya bagus. Sekolah-sekolah sekarang ini masih berbondong-bondong menuju RSBI yang notabene duit SPP nya juga RSBI. Yah semoga aja nanti kedepannya calon pemimpin bangsa yang ditelorkan dari RSBI maupun SKS ini mampu mengubah nasib bangsa kita sekarang ini. Semoga yaaa JJ

    burger buto

    Ini cerita waktu hari kartinian kemaren(sudah beberapa bulan yang lalu tapi postingnya baru sekarang). Eh iya hari kartini tanggal 21 apa 22 April sih?? (habis tanggalnya mirip sama hari ibu jadi sering ketuker-tuker, hehe). Kalo gak salah waktu itu hari Rabo, niatnya pas itu mau nganterin temenku yang asli mojokerto ke Angkatan Laut. Sebagai tuan rumah yang (ehem) baik, sewajarnya kalo aku nganter temenku itu. Kira kira jam setengah sebelas kita tancap gas dari kampus. Sebenernya aku gak begitu apal jalannya, tapi ancer-ancernya tau lah. Kalo ntar nyasar kan bisa tanya sama orang, hehe. Tapi untungnya nyampek sana dengan gak nyasar sama sekali. Trus ceritanya ini aku mau ditraktir karna udah ngebantu in ngerjain tugas dan bikinin surat buat dia pas kemaren-kemaren gak masuk kuliah (dia ambisi masuk Angkatan gitu, jadi sering gak masuk buat daftar angkatan). Si pentraktir ngajak ke burger buto. Dan lagi-lagi aku juga gak begitu apal jalan, ke burger buto aja gak pernah. Si pentraktir yang notabene agak cerewet ini udah ngewanti-wanti jangan sampe nyasar soalnya jam 1 ntar kita masih ada kuliah.

    Pas di jalan, eh ada mbak-mas yang ngasih bungkusan ke temenku yang lagi nyetir sambil bilang “Hari Kartini ”, akhirnya aku yang nampani. Waktu tak liat oh my God, isinya pembalut, gitu kok ya ngasihnya ke temenku padahal temenku cowok. -__- . di ketawain deh aku sama temenku ini spanjang jalan. Mbok ya hari kartini itu di kasih kembang mawar ato buku kek.

    Nyampek di burger buto, temenku bilang
    “enake arek2 ditukokno opo yo (enaknya anak-anak dibeliin apa ya)?” oh rupanya niatnya juga mau nraktir temen2 sekelas yang lain (maklum dia abis ultah ke 20, tuwir ya, aku aja masih 18, hehe).
    “Hmm, yo terserah awakmu (hmmm, ya terserah kamu).” Aku gak bisa comment soalnya aku ke burger buto juga baru kali ini
    “Yoweslah pesen o 2 dulu aku sing burger long (yaudah lah, pesenin 2 dulu, aku yang burger long).”
    Akhirnya aku pesen burger biasa dan temenku pesen burger long “dibungkus ya mas”. Trus aku balik ke tempat duduk, dan aku bilang kalo burgernya di bungkus. Eh temenku malah bilang
    “mosok arek dewe mangan kècap2,trus arek2 mlongo ndelok arek dewe (masak kita makan tapi temen2 yang lain gak makan)?”
    iyadeh. Akhirnya aku ke mas waitress nya lagi dan bilang kalo gak jadi di bungkus. Waktu burgernya dateng, kita sontak melotot bareng. Buseeeett gede banget burgernya. Aku sih kuat-kuat aja kalo ngabisin ini (habis emang lapeerrr, hehe). Di tengah-tengah makan temenku itu nyuruh mesenin 7 burger long buat anak-anak di kampus. Lagi makan wooy!! Katanya justru lagi makan itu biar ntar pesenan sama makannya selese bareng. Oke deh, di sini aku yang di traktir jadi sungkan kalo bilang gak mau. Gak ada 5 menit kemudian aku di suruh mesenin minum, astagaaaa kenapa gak sekalian. Mana pesenan minumnya susu tarik pula, minuman apaan tuh? sudah pede bilang pesen ke masnya, kata masnya gak ada pula, akhirnya tuh cowok pesen susu kopi (kaya bapak2 ya). Sudah ya, ini trakir kali aku ke waitress itu, aku udah 4x bolak balik ke waitressnyaa. Makan pun berlanjut dan horee aku habis loh..ehehehe, temenku itu? Dia gak habis, mana saosnya udah dimana-mana, trus dengan memelas dia bilang
    “wan, tolong omongno njauk di bungkus (bilangin waitressnya dong minta di bungkus)”. Whoooot?? Apa susahnya sih bilang sendiri ke waitressnya??
    “ayolah, kan awakmu wes entek 1 burger aa (ayolah, kamu lak sudah habis 1 burger aa)”. Gleek!! Mati, berasa di sindir nih. Dan dengan sangat terpaksa aku minta masnya buat mbungkusin makanannya anak manja itu. Sudah berpa kali sodara-sodara aku ke waitress itu?? Yup, 5 kali. Awas kalo sampek byarnya juga nyuruh aku. Alhamdulillah ternyata enggak, tapi aku disuru bawain 7 kotak burger yang dipesen tadi, dia abis bayar langsung ngeloyor ke parkiran. Sumpahhh sadiiisss.
    Terlalu sadis caramu
    Menjadikan diriku
    Pelampiasan kesalmu
    (maaf mas afgan, lagunya di edit dikiiit :p)
    mbaknya aja sampek tanya “bisa gak mba bawanya??” dengan agak mesem aku bilang kalo bisa. Sampek di parkiran aku ngomel-ngomel, dia cuma mesam-mesem. Pas mau cap cus, mas waitressnya manggil-manggil
    “mbaaak ada yang ketinggalaan….”
    Aku melongo, temenku juga, kita bingung apa yang ketingglan
    “inih mbak yang tadi minta di bungkus ketinggalan”. Masya Allah…Allahu robbiii.

    Tolooong aku pengen cepet-cepet pergi dari tempat ini. Memalukan bangeeett. Belum puas ternyata temenku itu nyiksa aku, di jalan dia bilang “lewat UB ae yo cek cepet (lewat UB aja ya biar cepet)” maaaaakk, aku gamau ketemu temenku sambil bawa kresek merah gede2 gini. “ngkok telat lo, cek cepet (kita ntar telat lo, biar cepet)”. Aku ngalah (lagi) akhirnyaa. Dasar punya temen kok ya edyaan gini.
    Dan penderitaan saya belum usai. Nyampek kampus, dia memberi penawaran yang menakjubkan
    “wan, ngkok aku tak parkir sepeda ambek ngawakno helmu, trus kresek e gowoen nang kelas (wan, nanti aku parkir sepeda sama bawain helmu, kreseknya ini bawaen ke kelas)”.
    Haaaaahhhhhhh??!! “emooh, tak enteni ae wes awakmu (gak mauuu, aku nunggu kamu aja)”
    “aku lo gak gelem mbok enteni, ayolah (aku lo gak mau kmu nunggu aku, ayolaah)”
    Karena rasa sungkan ku abis ditraktir ini masih ada, akhirnya dengan berat hati aku bawa 2 kresek gedhe itu ke kelas. Doaku waktu itu “Ya Allah semoga di jalan aku ga ketemu anak-anak non az, trus di kelas semoga udah ada anak az.” Jreng jreng.. dari parkiran mipa sudah tak siapin ‘rai gedhek’ ku. Melangkah gontai ke gedung mat, sepanjang jalan di godain orang-orang, dan kelasku ada di lantai 3, hiksss. Memang sial ya aku hari itu, nyampek lantai 3 gak ada anak-anak AZ sama skali, kelasnya juga masi di pake kelas laen. Bener-bener lengkaaaap. Trus temenku itu nyampek di lante 3 dan pura-pura gak liat aku, parahnya lagi dia langsung ngeloyor ke mushola dan sholat. Aku ditinggal dalam keadaan meranaaa. Wahai teman-teman demi 7 kotak traktiran burger buto buat kalian, aku dianiaya seperti itu. Huhuhu.

    Do you know apa reaksi dari ank-anak?? “waahhh, wanda so sweet makan berduaa”. Hahaha (ketawa garing banget aku, apakah penderitaan yang seperti itu yang kalian bilang so sweet??)

    -_____-